Responsible Tourism

Responsible Tour Package

Hari 1

  • Tiba di Bandara Internasional Lombok – Praya
  • Dijemput oleh pemandu tur dan makan siang di Rumah makan Cahaya di depan bandara. Rumah makan Cahaya menyediakan nasi puyung, makan khas Sasak di Lombok Tengah, berupa nasi putih dengan lauk ayam goreng kampung, suwiran ayam pedas, kentang goreng kering dan tumis buncis.
  • Mengunjungi salah satu desa tradisional suku Sasak, Desa Sade dan melihat kehidupan warganya.
  • Dari desa tradisional Sasak Sade, menuju Pantai Kuta yang jaraknya sekitar 10 menit. Pantai Kuta dan Tanjung Aan memiliki jenis pasir yang berbeda (berbutir seperti merica dan halus seperti tepung). Setelah itu naik ke Bukit Merese untuk melihat pemandangan seputar pantai Kuta.
  • Menikmati sore di Restauran Ashtari terletak diatas bukit.
  • Menuju ke Labuan Pandan ditempuh sekitar 2 jam dari Kuta dan berhenti untuk makan malam di rumah makan ayam tradisional di desa Rarang. Ayam rarang merupakan ayam bakar kampung yang dilumuri sambal tradisional dan dihidangkan dengan sayur bening, timun, dan kacang kedelai goreng.
  • Menginap di Pondok Siola di Sambelia, Lombok Timur

Hari 2

  • Melihat matahari terbit di pantai belakang hotel.
  • Setelah sarapan di hotel, perahu akan menjemput di pantai untuk menuju Gili Petagan. Gili Petagan merupakan Gili yang telah direhabilitasi kawasan hutan mangrovenya yang pernah rusak karena penebangan kayu mangrove. Menyusuri kanal hutan mangrove dan snorkeling di spot terbaik di Gili Petagan.
  • Dilanjutkan snorkeling di Bidara dengan keanekaragaman biota serta kondisi terumbu karang yang cukup baik.
  • Setelah snorkeling di Gili Bidara, mampir ke Gili kapal. Gili Kapal merupakan gundukan pasir yang hanya muncul ketika air surut.
  • Makan siang di Gili Kondo.
  • Menikmati sore di Labuan Lombok dan menunggu hasil tangkapan ikan nelayan untuk makan malam. Apabila air surut, bisa ikut mengambil kerang dipantai dengan warga lokal
  • Makan malam di rumah nelayan.

Hari 3

  • Setelah subuh, boat akan menjemput untuk melihat lumba-lumba luar Gili Lawang dan Gili Sulat.
  • Snorkeling di Gili Sulat. Gili Sulat merupakan pulau mangrove yang ditetapkan sebagai salah satu kawasan konservasi dan memiliki 12 jenis mangrove. Setelah snorkeling, bisa menyusuri kanal hutan mangrove dengan kano.
  • Makan siang di dermaga Gili Sulat.
  • Setelah makan siang, check-out dari Pondok Siola
  • Perjalanan menuju Sembalun ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam.
  • Mampir di pusuk Sembalun dan bisa melihat pemandangan Sembalun yang terletak di lembah.
  • Mengunjungi replika desa pertama di Sembalun, menyusuri kebun bambu dan naik ke bukit selong yang terletak dibelakang desa.
  • Check-in di Rudi’s Villa and Restaurant
  • Makan malam di hotel

Hari 4

  • Menikmati matahari terbit dengan pemandangan Gunung Rinjani
  • Sarapan di hotel
  • Mengunjungi pasar Sembalun yang hanya ada setiap hari Ahad
  • Perjalanan menuju Air terjun Sendang Gila di Senaru
  • Makan siang di Rinjani Lodge Senaru
  • Setelah makan siang, perjalanan ke Mataram akan ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam dan akan mampir di Pantai Tebing yang merupakan formasi geologi hasil letusan Gunung Samalas.
  • Mampir di Pantai Malimbu untuk melihat matahari terbenam
  • Belanja oleh-oleh di Sasaku Senggigi
  • Makan malam khas Sasak, ayam taliwang dan plecing kangkung di Taliwang Irama.
  • Check-in di Hotel Fave
  • Hari 5 – Senin, 24 April 2017
  • Sarapan di hotel dan check-out
  • Diantar ke Bandara Internasional Lombok

Biaya per orang: Rp 3.000.000

Biaya termasuk:

  • Transport selama perjalanan (mobil Toyota Innova)
  • Hotel
  • Makan pagi, siang dan malam
  • Perahu untuk trip ke gili dan kano
  • Peralatan snorkeling
  • Air mineral
  • Tas kanvas
  • Tiket masuk kawasan gili dan air terjun
  • Pemandu perjalanan